Dahulu kala, hiduplah seorang pemuda yang bernama hanabi. Dia hanya sebatang kara. Karena kedua orang tuanya sudah meninggal pada saat dia masih kecil. Dan yang lebih tragis lagi adalah kedua orang tuanya dibunuh oleh para perampok. Karena orang tuanya dulu seorang yang kaya dan juga orang yang sangat dermawan. Hal ini membuat dirinya berpikir bahwa lebih baik menjadi orang jahat ketimbang mejadi orang yang baik.
Sehari2nya dia mencuri dan juga merampok. Dia dikenal sebagai perampok yang sangat kuat. Bahkan dua orang ksatria yang dikirim oleh raja yang merupakan prajurit terbik kerajaanpun dihajar olehnya. Semakin lama dia semakin disegani.
Namun suatu ketika, dia melihat seorang gadis yang menawan sedang lewat dihadapannya. Diapun teringat dengan ibunya. Karena wajah gadis tersebut sangat mirip dengan wajah ibunya. Karena penasaran, dia pun mengikuti gadis tersebut. Ditengah perjalanan, gadis tersebut dicegat sekelompok pria berwajah garang. Hanabi segera menolong gadis itu setelah menghajar pria2 tadi. Alangkah terkejutnya Hanabi, ketika dia berkenalan dengan gadis tersebut. Karena ternyata gadis itu adalah putri sulung raja.
Sejak berkenalan dengan dengan sang putri, Hanabipun jadi teringat akan kata2 terakhir kedua orang tuanya bahwa kebaikan yang sesungguhnya tidak akan menuntut balasan apapun akan apa yang diberikannya kepada orang lain. Akhirnya merekapun saling jatuh cinta satu sama lain. Namun hubunga tersebut tak diakui oleh raja karena Hanbi adalah seorang perampok. Akhirnya mereka memutuskan untuk melarikan diri kenegeri lain. Disana mereka menikah dan hidup bahagia. Tak lama setelah mereka pergi. Tersiar kabar bahwa kerajaan yang dipimpin oleh ayah istrinya sedang diserang. Mereka berduapun kembali kesana sebagai seorang pedagang.
Dikerajaan tersebut sedang diadakan wajib militer. Dan tentu saja Hanabi ikut serta menjadi prajurit dalam perang tersebut. Karena sudah terbiasa bertarung diapun menjadi prjurit terbaik . Dari sekian banyak prajurit tak ada seorang pun yang mengenalinya.
Setelah musuh berhasil dihalau, raja mengumpulkan para jendral dan para prajurit tangguh. Hanabipun ikut menghadap raja karena dialah prajurit yang paling tangguh dari sekian banyak prajurit yang ikut berperang. Alangkah terkejutnya raja ketika, dia melihat Hanabi berdiri dihadapannya. Akhirnya raja mengakui bahwa Hanabi adalh menantunya. Dan ketika raja mangkat, Hanabi ditunjuk raja untuj menggantikannya.
Ditangan Hanabi, kerajaan diperluas dan rakyatpun sangat makmur dan hanabi mempunyai bayak taklukan. Namun tidak ada yang diperbudakkan olehnya.